Kolaborasi Apik NEV+ Dea di ‘Cinta 99%’

Ilustrasi Indowonders/JiiLibranto

Saya ingat sekali pertama kali mendengar beat terakhir lagu cinta 99% ini di radio RRI Pro 2 ketika sedang mengendarai mobil di pagi hari. “Cinta… kurang 1%, kurang 1%, kurang 1%” begitu lirik terakhir dari lagu ini.

“Ini lirik lagu kok seperti notifikasi baterai lowbet?” begitu yang terlintas di kepala.

Waktu pertama kali dengar lagu ini memang yang saya dengarkan adalah potongan terakhir beat dan lirik jadinya jadi benar-benar saya tidak bisa simpulkan ini lagu apa.

Berselang dua hari kebetulan dipertemukan lagi dengan lagu ini saat mengendarai mobil dan kebetulan dipagi hari juga. Karena dengarnya di radio jadi tidak utuh juga mendengarkan dari awal hingga akhir.

Liriknya unik, ada kata “1%, 99% dan 100%” diletakkan dibeberapa bagian lirik. Saya menikmati saja lagu ini disepanjang perjalanan dan belum ada ketertarikan untuk mendengar secara lengkap di layanan streaming musik.

Keesokan paginya radio di mobil masih mutar channel RRI Pro 2 dan lagu ini dimainkan lagi. Kali ini saya dengar dari awal hingga akhir karena saya mendengarkan RRI Pro 2 saat lagu lain masih dimainkan.

Dari segi ketukan bla bla bla memang saya kurang paham karena biasanya yang saya dengarkan itu lagu band seperti Iron Maiden dan Mr Big yang cenderung kearah aliran rock.

Hal yang membuat saya sangat nyaman mendengarkan lagu yang dibawakan oleh penyanyi wanita karena pas zaman kuliah saya punya band dengan formasi vokalis cewek dan mengharuskan saya sebagai gitaris untuk melahap habis album-album Paramore, Lacuna Coil, Tokio Hotel, Yeahyeahyeah dan band-band lain yang punya formasi vokalis perempuan.

Saya jarang sekali mendengarkan lagu dengan beat RnB, Disko, EDM dan lainnya karena sedari awal lebih cenderung mendengarkan aliran Rock, Metal, Pop-Rock dan Rock-alternative.

Jadi untuk urusan ketukan saya kurang begitu paham dan belum memiliki kesukaan tertentu. Tapi intro lagu ini benar-benar unik. Saya lebih sering mendengar beat begini diletakkan diakhir lagu dan biasanya pelan-pelan volume suaranya menjadi kecil hingga tidak terdengar lagi.

Uniknya lagi, intronya cuma sekitar 7 detik dan kita langsung bisa mendengar suara vokalis bernyanyi. Warna suara vokalisnya sangat familiar, mirip sekali dengan suara Elda ex-vokalis band EVO yang kini tergabung di duo Stars and Rabbit. Tapi Stars and Rabbit aliran musiknya tidak begini.

Saya coba dengarkan saja lagunya sampai habis. Lagunya bagus dan maksud dari liriknya cukup mudah untuk ditangkap.Setelah lagunya habis pun beatnya masih bermain-main di kepala. Sayangnya saya mendengarkan lagu ini di radio, jadi tidak bisa diputar ulang sesuka hati.

Sesampainya di ruang kerja saya langsung meraih laptop dan membuka browser. Saya coba masukkan penggalan lirik yang saya ingat di kolom pencarian Google. Karena kurang hapal saya ketik “1% 99% 100%” dan yang keluar tampilan kalkulator Google.

Saya coba tambahkan kata “cinta” menjadi “cinta 1% 99% 100%” dan pada daftar pencarian muncul pertama “Dea – Cinta 99% Lyrics | Musixmatch”. Saya lihat dibagian meta pencarian lirik ini dipublish pada 29 Juli 2017.

Saya tidak buka dan lanjut membaca hasil pencarian selanjutnya dan tertulis “DEA ‘Hivi!: Cinta 99%'”. Itu juga saya tidak langsung buka. Saya buka tab baru dan memasukkan tautan youtube.com.

Pada kolom pencarian Youtube saya tuliskan “Cinta 99%” dan muncul hasil pencarian keyword tersebut. Saya open link in new tab “DEA – Cinta 99% (Official Video)” dan saya tonton sampai habis.

Intronya berbeda, lagu ini intronya suara gitar akustik. Tapi saya teruskan saja. Video klipnya berbentuk stop-motion dan saya ingat wanita yang ada pada VC ini pernah bernyanyi bersama Hivi!.

Video tersebut dipublish di kanal Youtube Musika Studio’s. Saya coba dengar sampai habis, lagunya enak didengar tapi bukan ini yang saya dengar di radio. Mungkin dia kolaborasi dengan musisi Musika Studio lain, saya pikir. Musika Studio memang memiliki susunan musisi yang banyak sekali dan sering sekali berkolaborasi.

Saya klik kembali tab awal hasil pencarian Youtube sebelumnya. Saya buka hasil pencarian kedua yang tertulis NEV+ Dea – Cinta 99% (Remix) | Official Video dan yang publish masih kanal Musika Studio’s.

Saya dengar intronya dan benar ini lagu yang saya dengar di radio tadi. Enak banget lagunya dan VC-nya juga keren. Saya pause videonya karena saya lihat ada Ariel keyboardist Nidji. Oh iya NEV+ kan nama baru band Nidji karena Giring vokalisnya sedang vakum dari musik Indonesia.

Kembali saya play videonya dan memang benar di VC tersebut muncul personil Nidji yang lain. Saya lihat kolom komentar, ada yang memuji dan ada yang bilang biasa aja.

Tapi untuk saya, ini lagu bagus sekali. Sangat modern sekali sentuhan beat-nya. Warna suara Dea yang menyanyikan lagu ini juga sangat cocok dipasangkan dengan nada seperti ini.

Saya belum pernah mendengarkan satupun lagu NEV+ tapi saya akui di lagu ini kolaborasinya sangat berhasil membuat saya ketagihan. Tidak berhenti disitu saja, saja coba cari tahu informasi lain dari Dea.

Nama lengkapnya Dalila Azkadiputri dan menggunakan Dea Dalila sebagai nama panggung dan lagu ‘Cinta 99%’ ini merupakan lagu pertama setelah memutuskan untuk bersolo karir.

Unik sekali memang warna suaranya. Saya ingat warna tersebut juga dia pakai saat masih bersama Hivi! tepatnya di lagu ‘Siapkah kau ‘tuk jatuh cinta lagi’ karena itu satu-satunya lagu Hivi! yang saya dengarkan.

Akhir-akhir ini saya memang cukup menggemari lagu-lagu band indie seperti Payung Teduh, Fourtwnty, Barasuara dan Banda Neira jadi saya tidak terlalu punya pengalaman mendengarkan lagu-lagu Hivi! bukan karena tidak suka.

Musisi baru yang mungkin saya dengar itu NIKI, dia seorang penyanyi wanita yang sekarang berkarir internasional dibawah naungan label 88Rising, label yang sama yang menaungi Rich Brian.

Sekarang pustaka musik saya bertambah dengan adanya lagu ‘Cinta 99%’. Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya benar-benar ketagihan. Perasaan yang sama saya rasakan ketika mendengar lagu ‘Pandemonium’ yang dipopulerkan oleh Mondays feat Lilla My dan versi tribute-nya yang dinyanyikan oleh Hanna Stone.

Saya benar-benar menyukai versi asli dan tribute-nya. Sama dengan lagu ‘Cinta 99%’ ini, saya benar-benar menikmati versi Dea Dalila maupun versi remix bersama NEV+.

Kagum rasanya ada musisi Indonesia yang punya selera musik dan karya yang modern dan easy listening. Beat dan liriknya match. Terasa ringan dan minimalis sekali. Melalui lagu ini saja jadi ingin lebih tahu karya-karya solo Dea Dalila yang lainnya dan juga karya NEV+.

Saya doakan karir Dea dan karir NEV+ semakin cemerlang kedepannya dan muncul sosok musisi-musisi lain yang berani tampil dengan ciri khas tersendiri dan stabil dalam menelurkan karya.

Terima kasih sudah memberikan warna tersendiri yang membuat warna musik Indonesia memiliki sentuhan internasional. Apik sekali, saya ketagihan.

Hidup panggung musik Tanah Air.

Comments

comments