Dominasi 5 Startup Indonesia di Pasar Digital

Photo by rawpixel on Unsplash

Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Traveloka & Zalora Indonesia secara berurutan tercatat sebagai 5 startup Indonesia terpopuler menurut Startupranking pada Mei 2018.

Startupranking menentukan skor setiap startup berdasarkan popularitas di media sosial & banyaknya kunjungan ke situs maupun aplikasi.

Jika dilihat secara detail, sebenarnya skor antara 100 besar startup di Indonesia menurut startupranking memiliki rentang jarak yang tidak jauh.

Contohnya Blanja.com yang mengisi peringkat ke-6 dengan Zalora Indonesia di peringkat ke-5. Skor masing-masing startup hanya terpaut 400 poin dan bisa saja datanya pada bulan-bulan berikutnya.

Indowonders tidak bermaksud dan memiliki niatan mengecilkan skor dan peringkat startup lain dalam 100 besar startup selain 5 startup Indonesia karena peringkat tentu saja berubah setiap saat.

Benar tidaknya isi informasi tersebut hanyalah sebagai acuan dan inspirasi kepada pemilik startup dan personal maupun tim yang berencana merambah dunia startup digital khususnya di Indonesia.

Ada banyak situs lain yang secara independen menganalisa dan memaparkan statistik popularitas tiap-tiap startup yang masuk dalam pantauan.

Kali ini indowonders menggunakan data dari startupranking.com untuk melihat popularitas 5 startup Indonesia. Kebenaran data yang sebenarnya tentu saja hanya internal dari tiap-tiap startup itu yang tahu.

Kembali ke 5 startup Indonesia ini, indowonders menemukan keunikan tersendiri. Kenapa? karena semua startup digital ini bergerak di bidang online marketplace.

Tokopedia, Bukalapak dan Blibli menawarkan solusi kepada personal, UKM dan perusahaan yang memiliki brand original untuk membuka toko dan menawarkan produk-produk yang mereka jual secara mudah.

Traveloka khusus bergerak di bidang penjualan tiket secara online dari mulai tiket perjalanan pesawat, kereta dan hotel.

Zalora Indonesia bergerak di bidang retail dengan produk-produk dari brand original yang mencakup produk yang dipakai mulai dari kepala hingga kaki.

Menurut startupranking pula, Tokopedia masuk dalam 50 besar top startup dunia. Tokopedia mengisi peringkat 39.

2018 merupakan tahun yang tepat untuk penggiat e-commerce menunjukkan cakarnya.

Jika belum siap membangun startup e-commerce, penggiat e-commerce bisa bergabung ke salah satu situs startup tersebut dan menjual produk sendiri.

Dikutip dari laman kompas.com, tercatat tahun 2017 sebanyak 50% dari total populasi Indonesia sudah terhubung dengan jaringan internet dan akan terus meningkat.

Sekitar 140 juta orang Indonesia melek internet. Merupakan pasar yang menjanjikan kepada penggiat e-commerce untuk menjangkau jutaan orang tersebut.

Ke 5 startup Indonesia di atas sudah membuktikan hal tersebut, hanya dalam hitungan tahun mereka sudah mendominasi pasar digital Indonesia dalam hal jual beli.

Banyaknya pilihan produk dan mudahnya proses transaksi serta dibarengin dengan keamanan saat berjual beli hingga proses pembayaran bahkan pengembalian barang membuat startup digital tersebut semakin populer dan terpercaya.

Setiap startup memiliki keunikan dan tidak berhenti untuk meluncurkan fitur-fitur baru yang memanjakan pengguna dan merangkul calon pengguna.

Jika sudah banyak pengguna loyal, jualan “apapun” pasti laku.

Belum semua jenis transaksi jual beli yang disentuh oleh startup-startup digital. Dengan semakin banyaknya warga terkoneksi jaringan Internet, maka semakin besar pula permintaan pasar akan barang, jasa serta informasi.

Siap menghadapi ekonomi digital 2020?

Baca sejarah Instagram di SEJARAH INSTAGRAM DAN FAKTA MENARIK DI BALIK KISAH SUKSESNYA. Kamu juga bisa menikmati informasi dari indowonders di media sosial FacebookTwitter dan Instagram.